Cita-citaku u..u… ingin jadi dokter
Itu cuma penggalan lagu dari lagunya susan, dari awal gue gak niat buat jadi dokter. Walaupun pernah mengkhayal ikut SPMB terus pilihan pertamanya milih Kedokteran UI, baru Teknik Geologi ITB. Nah, terus yang keterima malah di Kedokteran UI. Ternyata kedua-duanya enggak terpenuhi. Karena gue bahkan gue gak ikut tes SPMB nya.
Kalo gue ditanya cita-cita gue sejak kecil, gue pasti jawab gue mau jadi orang yang berguna buat agama, bangsa dan keluarga. Itu saja? Itu sih bukan cita-cita. Ya! Dulu gue emang orang yang bahkan tidak berani bercita-cita. Cita-cita seperti itu bikin kamu terombang- ambing. Dan cita-cita gue di atas juga diamini oleh banyak orang. Jadi, apa mereka enggak punya cita-cita? Jawab sendiri aja ya…Tapi sekarang gw uda punya cita-cita. now, i have my own dream. Kata Einstein aja: Imajinasi (mimpi, cita-cita) lebih berharga dari sekedar ilmu pasti…
Cita-citaku paling luhur (paling pamungkas, paling besar) adalah jadi seorang pengusaha sukses. Pengusaha di bidang apa? Kalo itu bakal banyak versinya…. Bahkan aku pernah punya khayalan menjadi orang yang jadi pengusaha sukses yang dicintai masyarakat hingga akhirnya diangkat jadi gubenur mereka. Untuk lebih jelasnya nanti gue ceritakan di posting gue yang lain. Tapi gue tahu, buat jadi pengusaha sukses, loe butuh koneksi yang banyak, loe butuh waktu yang cukup, loe butuh duit yang gede, loe juga butuh dukunga dari orang-orang disekitar loe. Makanya frend, kita harus selalu saling membantu ya…
Minjam ke bank? Mbahmu… mau ngejamin pake apa? KTM UGM? Gak laku la yau. Loe mau gadai rumah bokap loe yang dia dapetin dengan air mata, dan darahnya? Gila aja loe… anak gak tau diuntung banget. Makanya aku pengen kerja dulu beberapa tahun ngumpulin duit buat ngewujudin itu semua. Gue gak mau jadi orang gajian seumur hidup.