<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Bertemu teman yang menyebalkan</title>
	<atom:link href="http://ceritakupadadunia.wordpress.com/2008/03/08/bertemu-teman-yang-menyebalkan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ceritakupadadunia.wordpress.com/2008/03/08/bertemu-teman-yang-menyebalkan/</link>
	<description>kisah&#124;pengalaman&#124;renungan&#124;dakwah&#124;pemikiran&#124;cinta</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Oct 2009 02:57:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: intan</title>
		<link>http://ceritakupadadunia.wordpress.com/2008/03/08/bertemu-teman-yang-menyebalkan/#comment-84</link>
		<dc:creator>intan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Apr 2008 05:04:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritakupadadunia.wordpress.com/?p=24#comment-84</guid>
		<description>gw juga sekarang sdang berhadapan dengan tipe orang seperti itu, (manis buanget didepan, dibelakang menghasut yang lain agar ikutan benci ). 
sebisa mungkin ga usah dibales, orang seperti itu cukup kita KASIHANI saja. Mungkin dia gak punya apa apa lagi untuk dibanggakan atau dari kebanyakan yang gw analisa, tipikial manusia seperti itu tuch, manusia yang gak punya kemampuan apa apa, alias otaknya gak ngisi, jadi hanya bisa menilai dan menilai kesalahan orang lain dan gak menyadari kekurangan dirinya. MAKLUMI saja, namanya juga manusia gak punya ilmu.

makanya ada kata pepatah, &quot; banyak makan ati jika berdekatan dengan orang yang gak sukses&#039;&quot; dalam arti kita pasti termakan hasutannya, keluhan2 gak pentingnya, kebenciannya, rasisnya, dengkinya, pikiran negatifnya, dls...

yu, sama sama belajar ikhlas,....Tuhan gak pernah tidur..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gw juga sekarang sdang berhadapan dengan tipe orang seperti itu, (manis buanget didepan, dibelakang menghasut yang lain agar ikutan benci ).<br />
sebisa mungkin ga usah dibales, orang seperti itu cukup kita KASIHANI saja. Mungkin dia gak punya apa apa lagi untuk dibanggakan atau dari kebanyakan yang gw analisa, tipikial manusia seperti itu tuch, manusia yang gak punya kemampuan apa apa, alias otaknya gak ngisi, jadi hanya bisa menilai dan menilai kesalahan orang lain dan gak menyadari kekurangan dirinya. MAKLUMI saja, namanya juga manusia gak punya ilmu.</p>
<p>makanya ada kata pepatah, &#8221; banyak makan ati jika berdekatan dengan orang yang gak sukses&#8217;&#8221; dalam arti kita pasti termakan hasutannya, keluhan2 gak pentingnya, kebenciannya, rasisnya, dengkinya, pikiran negatifnya, dls&#8230;</p>
<p>yu, sama sama belajar ikhlas,&#8230;.Tuhan gak pernah tidur..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ilham</title>
		<link>http://ceritakupadadunia.wordpress.com/2008/03/08/bertemu-teman-yang-menyebalkan/#comment-76</link>
		<dc:creator>ilham</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Mar 2008 04:56:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritakupadadunia.wordpress.com/?p=24#comment-76</guid>
		<description>@tifta
Thx Tif uda ngingetin. dan berkunjung ke blog saya
hahaha

@risma
Makasih juga, mungkin aku keliatan emosi pasa nulisnya
aku dah gak marah ke dia. cuma ambil sikap preventif aja.
gak bakal jalan breng dia kcuali kepaksa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@tifta<br />
Thx Tif uda ngingetin. dan berkunjung ke blog saya<br />
hahaha</p>
<p>@risma<br />
Makasih juga, mungkin aku keliatan emosi pasa nulisnya<br />
aku dah gak marah ke dia. cuma ambil sikap preventif aja.<br />
gak bakal jalan breng dia kcuali kepaksa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tiftazani</title>
		<link>http://ceritakupadadunia.wordpress.com/2008/03/08/bertemu-teman-yang-menyebalkan/#comment-74</link>
		<dc:creator>tiftazani</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Mar 2008 14:51:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritakupadadunia.wordpress.com/?p=24#comment-74</guid>
		<description>Yup bener yang dibilang risma, Ingat kisah Rasululllah SAW yang ketika beliau sedang berjalan, beliau dilempari kotoran hewan dan manusia,diludahi,dsb. Namun ketika pada suatu hari orang tersebut tidak melakukan kekejian yang sama pada Rasul, beliau malah heran, kemana orang yang selama ini melempari aku dengan kotoran? Lalu kemudian beliau tau bahwa orang tersebut sakit, lalu beliaupun menjenguknya, Seketika itu juga orang yang melempari kotoran itu menangis karena kelembutan hati Rasulullah. Dan oleh karena itu orang tersebut langsung mengucap dua kalimat syahadat (Masuk Agama Islam yang suci).

Prinsipnya : Semakin kita ikhlas ketika orang lain menghina kita atau membicarakan kejelekan kita, Maka InsyaAllah kita akan memperoleh pahala dariNya, dan mendapat pertolongan di hari dimana tiada pertolongan selain pertolongan Allah SWT,  tanpa kita sadari.

Ilmu Ikhlas emang susah untuk diterapkan, apalagi kita sebagai manusia biasa. Namun bukan tidak mungkin kita mampu melaksanakannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yup bener yang dibilang risma, Ingat kisah Rasululllah SAW yang ketika beliau sedang berjalan, beliau dilempari kotoran hewan dan manusia,diludahi,dsb. Namun ketika pada suatu hari orang tersebut tidak melakukan kekejian yang sama pada Rasul, beliau malah heran, kemana orang yang selama ini melempari aku dengan kotoran? Lalu kemudian beliau tau bahwa orang tersebut sakit, lalu beliaupun menjenguknya, Seketika itu juga orang yang melempari kotoran itu menangis karena kelembutan hati Rasulullah. Dan oleh karena itu orang tersebut langsung mengucap dua kalimat syahadat (Masuk Agama Islam yang suci).</p>
<p>Prinsipnya : Semakin kita ikhlas ketika orang lain menghina kita atau membicarakan kejelekan kita, Maka InsyaAllah kita akan memperoleh pahala dariNya, dan mendapat pertolongan di hari dimana tiada pertolongan selain pertolongan Allah SWT,  tanpa kita sadari.</p>
<p>Ilmu Ikhlas emang susah untuk diterapkan, apalagi kita sebagai manusia biasa. Namun bukan tidak mungkin kita mampu melaksanakannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: risma</title>
		<link>http://ceritakupadadunia.wordpress.com/2008/03/08/bertemu-teman-yang-menyebalkan/#comment-70</link>
		<dc:creator>risma</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2008 10:49:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritakupadadunia.wordpress.com/?p=24#comment-70</guid>
		<description>^_^

emang susah...
tapi... 

insyaAllah kalo antum tetep baik sama dia, malah bisa bikin dia enggak lagi &quot;orang rasis, suka meremehkan orang lain, suka merendahkan orang lain.&quot; , semua kan jadi tabungan tak terkira indahnya di kampung akhirat kelak...tabungan menuju syurga-Nya, yang sama sekali tak sebanding dengan dunia fana ini-yang membuat kita sering merasa terasing-...

keep smile aja ham didepan orang2 seperti itu. diam dan jangan lihat dia kalo gak tahan beneran. biarlah rasa kecewa kita atas sikap mereka menjelma menjadi embun, jangan biarkan jadi nila.

emang kelihatannya susah...
tapi sesungguhnya tiap2 kita bisa...
http://sangprofesor.wordpress.com/2007/11/11/si-bebal/ 

kawan,

doakan saja dia agar dia dianugerahi....CINTA...aamiin...

keep fight, keep smile, semangat!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>^_^</p>
<p>emang susah&#8230;<br />
tapi&#8230; </p>
<p>insyaAllah kalo antum tetep baik sama dia, malah bisa bikin dia enggak lagi &#8220;orang rasis, suka meremehkan orang lain, suka merendahkan orang lain.&#8221; , semua kan jadi tabungan tak terkira indahnya di kampung akhirat kelak&#8230;tabungan menuju syurga-Nya, yang sama sekali tak sebanding dengan dunia fana ini-yang membuat kita sering merasa terasing-&#8230;</p>
<p>keep smile aja ham didepan orang2 seperti itu. diam dan jangan lihat dia kalo gak tahan beneran. biarlah rasa kecewa kita atas sikap mereka menjelma menjadi embun, jangan biarkan jadi nila.</p>
<p>emang kelihatannya susah&#8230;<br />
tapi sesungguhnya tiap2 kita bisa&#8230;<br />
<a href="http://sangprofesor.wordpress.com/2007/11/11/si-bebal/" rel="nofollow">http://sangprofesor.wordpress.com/2007/11/11/si-bebal/</a> </p>
<p>kawan,</p>
<p>doakan saja dia agar dia dianugerahi&#8230;.CINTA&#8230;aamiin&#8230;</p>
<p>keep fight, keep smile, semangat!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
